Rabu, 02 November 2011

Waiting...

0 komentar
Banyak orang mengeluh karena menunggu. Orang sering memaki-maki kesal karena lama menunggu dan tidak sedikit orang kecewa dan stress karena lama menunggu. Waktu untuk menunggu selalu dianggap lama karena selalu dianggap tidak menguntungkan. Menunggu kereta api, menunggu naik kelas, menunggu bulan ramadhan selesai, menunggu kelahiran anak pertama, menunggu kredit sepeda motor lunas, dan menunggu yang lain. Sungguh, menunuggu sering kali tidak diharapkan.
Tetapi,..


Tidak dapat memanfaatkan waktu saat menunggu sama artinya dengan membiarkan kenikmatan yang diberikan oleh Tuhan. Menunggu bukan berarti diam. Jika menunggu didefinisikan sebagai pekerjaan diam dengan penuh harapan akan sesuatu, sedangkan kita tidak melakukan sesuatu, makan energi yang hilang akan terasa cukup banyak sehingga menunggu terasa membosankan. Apalagi jika yang ditunggu tidak kunjung datang, maka energi yang tersedot semakin banyak dan denyut jantung semakin kencang. Jika hal ini terjadi maka kita mengalami minimal 4 kekalahan, yaitu kalah waktu, kalah energi yang hilang, tidak menghasilkan, dan badan menjadi sakit. Selain itu juga pasti kurang bersyukur.
Terinspirasi dari kekasihku yang pagi ini marah karena menunggu balasan sms dariku.

Senin, 09 Mei 2011

Klasifikasi Jomblo

0 komentar
Jomblo Sejati –
Jomblo yang satu ini murni belum pernah pacaran, belum mengerti tentang cinta, fokus pikirannya hanya belajar dan belum pernah naksir siapa siapa. Ciri-cirinya : Kacamata tebal, penampilan tidak terjaga, fashion berantakan dan sering keliatan korek upil didepan umum.

Jomblo Sniper –
Jomblo yang ini belum pernah pacaran tetapi sudah ada yang sejak lama ditaksirnya hanya saja blom berani nembak sampe sekarang. Ciri-cirinya : Sering tidak keliatan di tempat umum karena kurang PD dan nyali, sering mangkal ditempat tempat sepi, kadang membawa teropong untuk mengintai dan terlihat membawa banyak karet gelang untuk nembak cicak didinding.


Jomblo Negatif –
Yang satu ini baru jadi jomblo setelah dipecat (dibaca:ditinggal/diputusin) oleh pacarnya dan berada dalam suasana sedih, desprated, dikecewakan, tidak bisa terima kenyataan dan membenci yang namanya cinta. Ciri-cirinya : Gampang sirik, sering kesel, bad mood, emosional dan membenci film film berbau romantis. So bagi yang lagi mesra mesra nya mohon hindari jomblo yang satu ini apalagi yang sabet mantan pacarnya. VERY DANGEROUS !

Jomblo Biru –
Jomblo yang satu ini baru putus pacaran secara resmi (sama sama merestui) karena uda bosan atau jenuh dan lagi kosong. Ciri-cirinya : Wajah ceria seperti narapidana yang baru bebas, menikmati hidup dan menemukan kehidupannya kembali, sering terlihat hangout rame rame dan happy happy dan banyak lagi, kesimpulannya MERDEKA !

Jomblo Finale –
Jomblo yang satu ini uda lagi dekat dekatnya dengan seseorang dan hampir melepas status kejombloannya. Ciri-cirinya : Setiap hari tidak terlepas dari cermin, make up, fashion update, bodycare, rajin rajin baca zodiak, sering senyum senyum sendiri kalo lagi baca SMS.

Jomblo Hunter –
Jomblo yang ini menikmati kehidupan jomblonya dan sering sekali gonta ganti pasangan dan jomblo lagi, hunting lagi,
jomblo lagi, hunting lagi dan seterusnya...jomblo lagi...
Ciri-cirinya : Punya bakat selebriti, PD abis, daya tarik yang luar biasa, terlihat sering tebar pesona sana sini dan makanan sehari hari : add friend di Friendster.

Jomblo Impossible –
Khusus cowok, yang ini berstatus jomblo karena yang ditaksirnya adalah seseorang yang tidak mungkin didekati lagi, seperti selebriti selebriti (Britney, JLo, Maskot Kensington), istri tetangga, pacarnya konglomerat, istri simpanan bos, dll Ciri-cirinya : Selalu tampil keren 24 jam sehari 7 hari seminggu, kalo berbicara seperti aktor dan merasa dirinya Tom Cruise.


Jomblo Forever –
Khusus cewek, yang ini berstatus jomblo karena menunggu dan berharap bisa menikahi pria idaman seperti :Andy lau,Jang Dong Gun,Brad Pitt. Ciri-cirinya : Terlihat menempel foto, poster idolanya dimana mana, dikamar tidur, kamar mandi, buku tulis, wallpaper handphone dan dalam dompetnya. Dalam doanya : Jadikanlah aku cinderela dan Jang Dong Gun Pangerannya.

Jomblo Error –
Jomblo ini belum pernah bisa sukses pacaran karena asal nembak seseorang gagal terus, nembak yang lain ditolak terus dan selalu naksir seseorang yang sudah ada yang punya. Kacihan deh loe. Ciri-cirinya : Selalu keliatan berapi api, bernafsu, kalo kenalan langsung tawarin tunangan besoknya langsung ngajak merried. Kata kata pertama sewaktu kenalan : "Hi, kenalan nama gue..., married yuk!"

Membuat Kekasih Bahagia

0 komentar


1. Bisa membuatnya tersenyum ketika sedang sedih
2. Lucu, tapi tahu kapan harus serius
3. Suka mencium rambutnya secara diam-diam
4. Membelai rambutnya dengan lembut
5. Melingkarkan tangan di pundaknya waktu JJS di mal
6. Tidak sungkan menggandeng tangannya
7. Mau nemenin shopping walau sedang malas
8. Melindunginya tapi tidak mengekang
9. Memberi masukan tapi tidak menggurui
10. Mendengarkan ketika dia bicara
11. Membiarkannya mengambil keputusan
12. Menghargai keputusannya
13. Tidak memaksakan kehendak
14. Siap membantu kalau dibutuhkan
15. Tak jemu menelepon hanya untuk bilang "Hello" atau "Good Night"
16. Sabar menunggunya berdandan
17. Tidak cepat marah kalau dia membuat kesalahan
18. Murah senyum
10. Punya sense of humor
20. Mengajaknya pergi ke tempat-tempat romantis
21. Rela nyetir 5 jam, hanya untuk bertemu dia 30 menit
22. Memberi ciuman di pipi setiap bertemu
23. Mencoba bernyanyi walau suara kamu serak-serak parau
24. Tak henti menatap wajahnya
25. Memberi surprise walau murah meriah
26. Memberi kejelasan status
27. Bisa dipercaya
28. Bisa menjaga perasaanya
29. Baik kepada orang-orang yang dekat dengannya
30. Berusaha berhenti merokok, minum minuman keras dan semua kelakuan buruk

Senin, 04 April 2011

Knalpot Berisik

0 komentar

Saya yakin sekali, hingga detik ini sekalipun pasti banyak yang berfikiran sama seperti saya dulu. Knalpot yang keras rasanya seperti meningkatkan gairah dan semangat berkendara, serasa meraung-raung, walaupun sebenarnya… selon saja motor nya.
Knalpot-knalpot garang dan bersuara keras-nan-nyaring sudah mewarnai dunia permotoran sejak lama, mungkin sejak orang-orang dulu kenal yang namanya kenalpot. Sebagai asesoris pengganti knalpot asli yang memberikan suara ekstra dan diharapkan dapat memberikan kesan “macho” atau sekedar memberikan sensasi seolah-olah si motor menjadi responsif dan bertenaga. Banyak juga pengendara-pengendara motor percaya kalau menggunakan kenalpot nyaring memberikan manfaat keamanan dimana pengguna jalan disekitarnya akan dapat mengetahui beradaan motornya yang nyaring itu dan segera menjaga jarak. Ada yang sampai bikin sticker “Noisy Pipes, Safe Lives” dan di tempel gede-gede di kenalpotnya yang berupa pipa lurus begitu saja, dan ditempel dengan bangganya.
Tapi, banyak juga yang tidak sepaham dengan “filosofi” ini. Biker yang mencintai ketenangan akan jelas-jelas berargumentasi bahwa kebisingan saja tidaklah cukup untuk menghindari kecelakaan. Lebih banyak lagi yang mengatakan “Noisy Pipes, Safe Lives” cuma hanya bentuk pembenaran atau hanya usaha cari-cari alasan atas tindakan tidak sopan karena menambah polusi suara di tengah lalu-lintas.
Artikel ini memberikan sedikit pencerahan tentang mengapa kebisingan dari knalpot justru sebenarnya beresiko.
Decibel
Hmmm… mungkin anda sudah pernah mendengar istilah Decibel (dB atau dBA). Suatu satuan ukuran terhadap tingkat kebisingan suara. Nah, Ilmuwan-ilmuwan menggunakan satuan ini setiapkali mereka mengacu pada tingkat kebisingan. Sebenarnya satuan dB ini di hitung dengan cara yang sederhana saja, dan sangat erat dengan kemampuan dengar telinga manusia. Suara yang paling lemah yang bisa didengar oleh manusia diberi nilai 0 (nol), atau sama dengan 0 (nol) decibel. Karena kemampuan dengar manusia itu mencakup spektrum suara yang luas, maka pengukuran decibel dilakukan pada kelipatan atau pangkat 10. 0 dB, 10 dB, 20 dB, dan seterusnya.
Pada 10 dB, tingkat kebisingannya adalah 10 kali lipat daripada 0dB. Pada 20 dB, tingkat kebisingannya adalah 100 kali lipat. Pada 30 dB, tingkatnya adalah… betul sekali, 1000 kali lipat dari 0 dB.
Sebagai gambaran ya… suara gemerisik daun-daun di pohon yang terkena angin lembut sama dengan 10 dB. Suara dengung sayap nyamuk yang terbang cukup dekat dengan telinga kita sama dengan 40 dB. Suara percakapan biasa antara anda dan teman anda adalah sekitar 60 dB, yup, 100 kali lebih keras dari suara nyamuk. Suara motor-motor baru 4 tak dengan kenalpot orisinil, 250 cc adalah sekitar 60 hingga 80 dB. Sedangkan kenalpot-knalpot bersuara keras di toko-toko asesoris menempati posisi antara 90 hingga 100 dB. Yap, antara 10 hingga 100 kali lebih keras dari knalpot asli.

Menarik Perhatian
Untuk beberapa kasus, suara memang dipergunakan dan sangat berguna untuk menarik perhatian dari orang lain. Jangankan orang, binatang juga akan terpengaruh dengan suara. Contohnya kalau kita berteriak “Awaaas !!!” yang efektif untuk memperingatkan seseorang atau “permisiii” untuk minta izin lewat. Namun demikian, suara juga memiliki keterbatasan dalam tujuannya untuk mendapatkan perhatian. Contohnya dalam keramaian, atau seseorang yang sedang serius melakukan sesuatu atau sedang ngobrol, mereka suka agak susah dialihkan perhatiannya hanya dengan suara.
Kenalpot yang keras juga sama seperti itu. Suara knalpot yang keras bisa saja menarik perhatian pengendara lain, tapi ini hanya berlaku pada kecepatan yang tidak terlalu tinggi, dimana suara-suara dari sekitar kendaraan kita dan suara terpaan angin masih minim.
Pabrikan mobil sangat memperhatikan kenyamanan pengendara, dimana suara dari luar mobil akan diusahakan agar tidak masuk kedalam kabin mobil. Kecepatan yang bertambah, seiring dengan suara tape atau radio, deru lembut mesin dan angin, akan membuat suara-suara dari luar mobil susah masuk dan pengemudi semakin susah mendengar suara-suara dari luar.
Tingkat Kebisingan dan Arah
Kalaupun usaha anda untuk menjadikan suara terdengar oleh pengguna jalan, yang mendengarkan suara itu pun tetap masih harus mengira-ngira dari mana datangnya suara itu. Mencari-cari arah datangnya suara kenalpot tidaklah gampang, karena suara keras dan berat atau berisik cenderung seperti datang dari banyak arah. Berbeda dengan suara yang nyaring dengan frekuensi tinggi, dimana lebih mudah dideteksi arah datangnya suara.
Karakteristik lainnya adalah, gelombang suara bergerak menjauhi sumbernya. He he he.. semua juga tau ini. Tapi, inilah sebabnya mengapa klakson kebanyakan diarahkan kedepan, untuk memperingati kendaraan didepan. Kalo dipikir-pikir lagi, itulah sebabnya mengapa sirine pada kendaraan-kendaraan yang dilengkapinya terdengar nyaring dengan frekuensi tinggi. Kerasnya suara sirine akan membuat anda awas dan tingginya frekuensi akan memudahkan anda mengetahui arah dari datangnya suara. Sirine yang berbentuk moncong, akan diarahkan kedepan, karena kedepanlah suara sirine akan di fokuskan, menjadikan kendaraan-kendaraan didepan lebih mengetahui dan awas bahwa ada kendaraan emergensi yang mendekat.
Naaaahhhh… terus bagaimana dengan motor-motor yang pakai knalpot keras dan berisik dan terfokuskan arah knalpotnya kebelakang. Menurut riset, lebih banyak motor yang nabrak kedepan dibandingkan yang ditabrak dari belakang. 76 % motor kecelakaan akibat hazard yang berada didepan motor. 5 % kecelakaan akibat hazard dari belakang, sisanya dari arah yang lain. (NHTSA). Sedangkan kenalpot yang berisik akan mengarah kebelakang, kebalikan dari arah yang lebih berpotensi menjadi masalah, kearah depan. He he he… bikin dong, kenalpot yang menghadap depan. He he he… ketawa sendiri saya. Soalnya belom ada yang kayak gitu.
Tapi bentar dulu, bukankah mobil-mobil atau motor-motor didepan tetap bisa mendengan suara kenalpot yang keras ? ini benar, cuma karena arah moncong kenalpot yang menghadap kebelakang, menjadikan suara kenalpot tersebut lebih susah ditebak dari mana arahnya, lagi pula, bagi mobil didepan motor anda, suara jadi tidak senyaring seharusnya.
Maksudnya begini, kenalpot-kenalpot yang keras itu, tidak begitu efektif untuk memperingati kendaraan-kendaraan yang ada didepan anda. Dimana justru kendaraan-kendaraan didepan andalah yang lebih berpotensi menyebabkan anda celaka.
Ada alasan lain yang menyebabkan suara menjadi tersebar dan susah ditebak dari mana arah datangnya suara. Dinding bangunan dan permukaan jalan yang solid dan licin akan dapat memantulkan suara. Memang suara menjadi lebih menggema dan tetap terdengar jelas, hanya saja arah datang suara menjadi sangat tersamarkan. Hal ini lebih terasa lagi jika berkendara di lingkungan perkotaan.

Terdengar atau Terlihat ?
Saya yakin, banyak orang merasa aman jika ia menggunakan kenalpot yang bersuara keras dan bising. Dan kalo ditanya, pasti banyak yang bisa menceritakan bagaimana suara kenalpotnya yang bising telah berkali-kali menyelamatkan mereka dari celaka. Memang bisa diperdebatkan, karena kita sendiri tahu kalau suara yang berisik bisa saja menimbulkan kebingungan.
Banyak literatur-literatur mengenai keamanan justru mengajarkan agar kita sebaiknya menjadi terlihat daripada menjadi terdengar. 80% orang yang nabrak motor juga berdalih “Tidak Lihat”, seperti yang pernah diutarakan oleh FAST dalam artikel sebelumnya, bukannya alasan “Tidak Dengar”.
Akan jauh lebih aman agar diri kita terlihat, karena keberadaan kita bisa diketahui dari jauh dimana kita bisa terlihat, sedangkan dengan suara, semakin jauh, suara akan semakin tersamarkan, apalagi dilingkungan yang padat, ramai dan juga berisik. Lagi pula, untuk menjadikan kita terlihat lebih mudah kok daripada menjadikan kita terdengar, cukup memposisikan motor dalam posisi yang tepat, menggunakan gear yang berwarna mencolok, menghidupkan lampu, akan lebih efektif dan murah dibandingkan harus ganti kenalpot segala.
Ada lagi, motor cenderung berpotensi untuk celaka bukan karena suaranya, tapi karena ukurannya yang kecil dan lebih sulit untuk terlihat dan diprediksi kecepatannya, bukan karena lebih “tidak bersuara”.
Kendaraan-kendaraan modern dibuat semakin senyap dari tahun ke tahun. Ini juga pasti ada alasannya. Ya gak ?

Minggu, 03 April 2011

Pelukanmu

0 komentar
Hangat
Lekat
Erat

Dekap aku dalam pekat
Jangan lepas walau sesaat